Kasi Tembak

Featured Posts

Jumaat, 5 Januari 2018

14 Ciri Keputihan Berbahaya dan Cara Mencegahnya

- Tiada ulasan

        

Keputihan adalah sebuah cairan putih yang memang keluar dari organ intim wanita. Keputihan bisa terjadi pada wanita yang sudah mengalami ciri menstruasi akan datang, keputihan saat hamil dan juga keputihan menjelang menstruasi. Ada berbagai jenis keputihan yang bisa terjadi pada wanita sesuai dengan warna, aroma, dan tingkat konsistensi. Wanita yang masuk dalam masa subur juga bisa mengalami keputihan sebagai tanda pematangan sel telur. Pada dasarnya keputihan adalah kondisi yang normal ketika secara alami bagian organ intim wanita ingin membersihkan diri dari sel-sel yang berbahaya akibat pH yang tidak seimbang. Namun semua jenis penyebab keputihan harus dicari dan diwaspadai oleh wanita.

Wanita pada dasarnya harus mengetahui apakah keputihan itu  berbahaya atau tidak. Dibawah ini adalah beberapa ciri ciri keputihan yang berbahaya.


1. Keputihan disertai dengan rasa gatal


Keputihan yang tidak memiliki aroma, lebih cair namun menyebabkan rasa gatal bisa disebabkan oleh infeksi clamidia. Ini termasuk jenis infeksi yang sangat umum namun tetap membutuhkan perawatan hingga bisa sembuh. Keputihan ini juga bisa disebabkan oleh penyakit menular seksual. Hal yang paling berbahaya adalah jika infeksi menyebar hingga ke saluran kemih yang bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. (baca: cara mencegah keputihan – cara mengatasi keputihan gatal)


2. Bau keputihan busuk


Wanita yang mengalami keputihan dengan aroma yang busuk harus sangat waspada. Keputihan ini bisa ditandai dengan bentuk yang lebih kental, aroma yang menyengat dan juga warna yang hijau atau kekuningan. Keputihan ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri. Terkadang keputihan ini juga bisa menjadi pertanda infeksi berat atau penyakit yang lebih berat seperti kanker serviks,  kista, kista ovarium, tanda-tanda miom atau gejala endometriosis.


3. Keputihan disertai dengan sering buang air kecil


Jenis keputihan lain yang berbahaya adalah jika keputihan yang keluar lebih cair atau terkadang tegas namun juga sering buang air kecil. Kondisi ini terkadang juga menyebabkan rasa panas saat buang air kecil. Wanita mungkin akan sering mengalami hal ini sebagai tanda dari infeksi saluran kemih. Perawatan sangat diperlukan sebab jika berlanjut ke kondisi yang kronis maka bisa menyebabkan gagal ginjal dan infeksi pada ginjal. (baca: infeksi saluran kemih pada ibu hamil)


4. Keputihan disertai dengan pendarahan


Keputihan yang disertai dengan pendarahan bisa terjadi pada masa setelah menstruasi atau menjelang menopause. Keputihan ini bisa sangat berbahaya karena menandakan ada masalah pada organ reproduksi. Beberapa wanita yang mengalami keputihan ini ternyata mendapatkan diagnosis kanker rahim atau kanker serviks. Ibu hamil yang mengalami keputihan seperti ini bisa menjadi pertanda keguguran. (baca: bahaya berhubungan intim saat haid)


5. Keputihan cair tapi terus menerus


Keputihan yang cair seperti keputihan biasa namun keluar secara terus menerus. Kondisi ini menandakan ada infeksi yang sangat serius pada organ intim. Herpes genital atau herpes pada bagian organ intim bisa menyebabkan keputihan yang lebih cair dan perih di sekitar kelamin. Penyakit ini bisa mudah menular lewat hubungan seksual. Perawatan sangat diperlukan untuk menyembuhkan infeksi dan mencegah agar tidak terjadi infeksi berulang. (baca: herpes zoster pada ibu hamil – bahaya herpes bagi ibu hamil)


6. Keputihan disertai warna abu-abu atau kehijauan


Wanita yang mengalami keputihan disertai dengan warna abu-abu atau kehijauan terutama setelah menstruasi bisa menjadi pertanda bahwa darah menstruasi belum bersih. Terkadang keputihan akan menyebabkan warna kecoklatan yang lebih kuat. Jika seperti ini maka waktu menstruasi harus ditungg, jika diluar kebiasaan maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan. Infeksi juga mungkin bisa terjadi pada organ reproduksi dalam termasuk rahim atau saluran tuba falopi.


7. Keputihan disertai demam


Beberapa wanita yang mengalami keputihan disertai dengan demam harus sangat waspada. Demam bisa menjadi petunjuk bahwa keputihan menjadi infeksi yang sudah mempengaruhi sistem tubuh. Untuk memastikan penyebab maka dokter akan mengalami gejala keputihan termasuk sudah berapa lama keputihan terjadi, aroma keputihan dan warna keputihan. Pengujian di laboratorium sangat diperlukan untuk mengetahui apa penyebab keputihan yang sebenarnya.


8. Keputihan disertai dengan nyeri panggul


Wanita yang mengalami keputihan disertain dengan nyeri panggul juga harus sangat waspada. Keputihan ini bisa terjadi akibat infeksi ataupun tanda kanker serviks dan kanker rahim. Nyeri panggul biasanya terjadi akibat adanya peradangan di bagian organ dalam panggul. Untuk memastikan penyebab yang sebenarnya maka pemeriksaan oleh dokter sangat diperlukan.


9. Keputihan dengan tekstur kental


Keputihan dengan tekstur yang lebih kental biasanya terjadi pada wanita menjelang menstruasi. Biasanya satu minggu sebelum menstruasi memang keputihan ini terjadi akibat perubahan


10. Keputihan disertai darah saat hamil


Ibu hamil yang mengalami keputihan harus waspada dengan kondisi keputihan yang terjadi. Keputihan yang disertai darah bisa menjadi masalah termasuk adanya polip dalam organ intim dalam, kehamilan ektopik, atau juga kanker rahim. Namun pada dasarnya semua keputihan yang terjadi pada ibu hamil harus mendapatkan perawatan yang intensif agar bisa menjalani kehamilan dengan sehat. (baca: Penyebab keputihan pada ibu hamil  – cara mencegah keputihan)

11. Keputihan lebih kental dan sangat putih

Keputihan dengan tanda putih dan lebih kental bisa terjadi akibat infeksi jamur. Umumnya keputihan seperti ini sangat mudah diobati termasuk dengan obat khusus anti jamur. Wanita yang mengalami keputihan ini sebaiknya juga tidak menggunakan sabun atau produk apapun untuk membersihkan organ intim, menggunakan pakaian yang basah, dan sebaiknya tidak berenang untuk sementara waktu hingga keputihan sembuh.

12. Keputihan hijau dan berbusa

Keputihan yang berwarna hijau, berbusa dan aroma yang tidak enak bisa disebabkan oleh  gonorrhea. Ini salah satu penyakit menular seksual yang harus mendapatkan perawatan medis secara intensif. Keputihan yang disebabkan oleh jamur terkadang juga bisa menunjukkan tanda ini. Namun untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti biasanya dokter akan melakukan pengujian.

13. Keputihan dengan bau amis

Keputihan yang disertai dengan bau amis bis menjadi ciri cici keputihan yang berbahaya. Kondisi ini juga biasanya disertai dengan nyeri pinggang, sakit saat buang air kecil dan tidak nyaman pada organ intim. Keputihan ini bisa terjadi akibat keseimbangan mikroorganisme yang tidak seimbang dalam organ intim. Beberapa obat seperti antibiotik bisa diperlukan dengan resep dokter. Wanita dengan keputihan ini juga sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual bebas atau  bersama pasangan tetap.

14. Keputihan saat menggunakan alat KB

Wanita yang mengalami keputihan saat menggunakan alat kontrasepsi juga bisa menjadi hal yang berbahaya. Beberapa jenis alat KB yang sering menyebabkan keputihan seperti IUD dan pil KB. Namun Anda bisa menandai apakah keputihan ini berbau atau tidak, cair atau kental dan perih atau tidak. Jika tidak ada tanda – tanda lain maka keputihan bisa sangat normal. Tapi jika disertai dengan tanda lain maka keputihan bisa berbahaya akibat pengaruh hormon atau alat KB yang digunakan. Untuk mencegah agar keputihan tidak lebih berat maka sebaiknya menghindari semua jenis sabun untuk organ intim. (baca: efek samping pil KB – bahaya KB suntik – hamil saat masih pakai alat KB)

 







Penjagaan Bahagian Sulit Wanita

- Tiada ulasan


Buat wanita, penjagaan bahagian sulit perlulah diberi perhatian  teliti, lebih-lebih lagi wanita yang sudah pun berkahwin. Pastinya anda mahukan bahagian tersebut sentiasa rapi dan bersih setiap kali berhadapan dengan suami di kamar tidur.

Qaz Beauty akan kongsikan cara penjagaan alat sulit wanita serta petua yang boleh anda praktikkan untuk kesempurnaan dan kebersihan menyeluruh bahagian intim.



  1. Bilas bahagian luar dan dalam alat sulit dengan air bersih setiap kali selepas membuang air kecil mahupun besar. Elak guna tisu basah kerana dikhuatiri tidak dibersihkan dengan betul dan mungkin boleh mengakibatkan jangkitan kuman.

  1. Elak dari menggunakan sabut mandian untuk mencuci alat sulit kerana ia boleh menyebabkan kulit di bahagian tersebut mengalami masalah kering dan dehidrasi. Seterusnya mengundang masalah iritasi.

  1. Tukar tuala wanita dengan sekerapnya ketika menstruasi. Ia dapat mengelakkan pembiakan kuman yang mudah tersebar menerusi darah. Juga digalakkan penukaran seluar dalam jika diperlukan ketika hari-hari permulaan menstruasi.

  1. Tukar panty liner dengan lebih kerap agar bahagian sulit sentiasa bersih dan terjaga dari masalah kuman.

  1. Jika anda sering memasukkan jirusan air terus dari paip ke dalam faraj dengan tujuan untuk membersihkan bahagian tersebut, hentikan tabiat itu sert merta. Ini kerana ia akan menyebabkan penyingkiran sejenis bakteria yang dipanggil loctobacili dari faraj. Bahkan, ia juga boleh menyebabkan faraj terdedah pada bahan kimia.

  1. Pastikan anda menukar seluar dalam setiap hari selepas mandi.

  1. Bagi wanita yang sudah berkahwin, cuci bahagian intim sebelum dan selepas sesi hubungan seks bersama pasangan. Juga buang air kecil selepas lebih kurang setengah jam sesi hubungan intim kerana ini boleh mengurangkan risiko jangkitan kuman pada pundi kecil.

  1. Sentiasa peka pada sebarang perubahan di bahagian alat sulit. Jika mengalami sebarang masalah seperti keputihan melampau, iritasi atau mungkin bernanah, sebaiknya terus berjumpa dengan doktor untuk mendapatkan rawatan dan pemeriksaan lanjut.

  1. Jangan sekali berkongsi alat pencukur dengan sesiapa sahaja kerana ia boleh menyebabkan jangkitan penyakit seperti Hepatitis B.



Petua Tradisional:

  • Ambil secekak pucuk pegaga berserta akarnya sekali dan cuci dengan air sehingga bersih. Rebuskan pegaga tersebut dengan dua gelas air kosong serta campurkan sedikit garam. Setelah air campuran tersebut masak, biarkan ia sejuk dan tapis air rebusan itu. Amalkan meminum air rebusan tersebut dua kali sehari. Ia dikatakan mampu menyelesaikan masalah keputihan.

  • Dapatkan 12 helai daun sirih dan cuci bersih. Ambil seliter air kosong dan ramaskan daun sirih tersebut dengan air tersebut. Kemudian tapiskan air yang sudah diramas dengan daun sirih tersebut dan gunakan untuk mencuci bahagian kemaluan wanita.

  • Ambil beberapa helai pucuk kaduk yang tua dan rebus. Sejukkan air rebusan tersebut dan gunakan untuk mencuci bahagian kemaluan ketika membuang air kecil atau selepas datang haid. Ia dapat mengurangkan keputihan dan menghilangkan rasa gatal pada bahagian sulit.







Khamis, 4 Januari 2018

Masalah Bau Punca Masalah Intim Suami Isteri

- Tiada ulasan


Alat sulit wanita memiliki bau yang tersendiri. Memang baunya agak tajam, tetapi anda tidak perlu menyemburnya dengan wangi-wangian agar ia seharum mawar. Biarpun baunya sedemikian rupa, ianya masih menjadi kegilaan ramai jejaka. Dari dahulu sehingga sekarang!


Apa yang perlu anda lakukan ialah menjaga kebersihannya. Ini kerana faraj agak sensitif kepada perubahan iklim di kawasan persekitarannya. Oleh kerana tempatnya agak tersembunyi, maka ia selalu berkeadaan lembap. Suhu lembap faraj yang normal berada 2 hingga 2.5 darjah celcius.

Sekiranya lebih daripada itu, faraj akan mengeluarkan bau yang kurang sedap. Jika kurang pula faraj akan menjadi kering. Faraj yang lembap menjadi kegemaran kulat dan bakteria. Penggunaan sabun yang berlebihan juga boleh menyebabkan faraj menjadi gatal-gatal, keputihan, bengkak disekitar faraj dan rasa sakit.

Akibatnya, kenikmatan hubungan suami isteri akan terjejas. Jika faraj bermasalah dan tidak dirawat, ia mendedahkan sistem reproduksi kepada jangkitan penyakit.

Beberapa Tip Dibawah Boleh Digunakan Untuk Memelihara Kesihatan Faraj Anda.

1. Gunakan air kemudian campurkan cucian wanita (pH 3.5) – (picit sebesar duit syiling 10 sen) dan bersihkan faraj. Jangan gunakan tisu. Kemudian bilas dengan air bersih sekali lagi.

2. Semasa haid, gantikan tuala wanita setiap lima jam sekali bagi mengelakkan menjadi tempat bakteria membiak.

3. Jangan masukkan jari atau benda keras ke dalam faraj walaupun dengan tujuan membersihkannya.

4. Jangan memakai sabun wangi atau shower gel pada kemaluan kerana ia boleh menyebabkan kerengsaan dan jangkitan.

5. Jangan gunakan pembersih wanita setiap hari. Selang antara tiga atau empat hari kerana ia boleh merosakkan pH faraj yang normal. Tabiat membasuh faraj dengan pembersih wanita setiap hari bukan hanya menutup jangkitan tetapi sebenarnya menghilangkan keseimbangan dengan merubah pH normal dan bakteria berguna pada faraj.

6. Jangan semburkan wangi-wangian pada alat sulit kerana ia juga boleh mengakibatkan jangkitan.

7. Bagi suami isteri bersihkan kemaluan terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan intim bagi mengelakkan bakteria. Jangan terus tidur selepas melakukan hubungan intim, sebaiknya basuh dulu kemaluan selepas hubungan.